PONTIANAK, KOMPAS.com - Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat (Kalbar) telah menurunkan tim rescue untuk mengevakuasi orangutan yang menyerang warga di Kabupaten Ketapang. “Saat ini tim resceu BKSDA Kalbar sudah berada di lokasi,” kata Kepala BKSDA Kalbar Wiwied Widodo saat dihubungi, Sabtu (9/9/2023). Sutikno menambahkan untuk warga di Sanggau, Sambas, Landak, Ketapang, dan Sintang diminta waspada karhutla karena masih kuatnya potensi terjadi kebakaran itu hingga 7 Agustus mendatang. "Namun demikian diperkirakan mulai hari ini tanggal 4 Agustus 2021 sebagian wilayah Kalbar sudah berpotensi terjadi hujan pada siang dan sore hari," katanya. Kecelakaan maut itu terjadi di Desa Merimbang Jaya, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Kepala Polisi Resor Ketapang AKBP Tommy Ferdian mengatakan, peristiwa kecelakaan ini mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan 4 lainnya luka-luka. • Sekda Ketapang Harap Budaya Gotong Royong Dapat Diamalkan Dalam Kehidupan Sehari-hari "Sekitar dua hari lalu pemortalan dilakukan oleh sekitar 20 orang. Mereka menuntut gaji ke perusahaan," kata Zuanda, Kamis 11 Agustus 2022. Zuanda menambahkan, atas peristiwa tersebut tidak ada tindakan pengrusakan yang terjadi. Pemprov Kalbar memberangkatkan 5 truk box ke 5 kecamatan di Ketapang, sebelumnya sudah disalurkan 3 truk box ke kabupaten Jelai Hulu Senin, 11 Desember 2023 Cari YNk9oa.

kecelakaan di ketapang kalbar hari ini